Mobil tiba-tiba mati dan tidak bisa distarter? Situasi ini tentunya sangat merepotkan karena menghambat aktivitas. Meskipun demikian, sebaiknya Anda tidak panik.
Sebelum langsung memanggil teknisi atau derek, ada baiknya Anda melakukan analisis sederhana terlebih dahulu untuk mengetahui pemicu utamanya.
Pasalnya, mesin mobil yang tidak mau menyala dapat disebabkan oleh banyak hal, baik dari sistem kelistrikan maupun komponen mekanis. Nah, artikel ini akan mengulas lebih lanjut terkait penyebab mobil tidak bisa distarter. Jadi, simak sampai akhir.
Penyebab Mobil Tidak Bisa Distarter
Mobil tidak bisa distarter tapi lampu menyala sebenarnya termasuk lazim terjadi, Namun, memang bukan perkara sepele. Hal ini perlu segera ditangani agar tidak terjadi kerusakan lebih parah.
Untuk mengatasi permasalahan mobil yang tidak dapat distarter, Anda perlu mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu. Adapun beberapa penyebab mobil tidak bisa distarter adalah sebagai berikut.
1. Masalah Pada Sistem Starter
Penyebab umum mobil tidak dapat distarter adalah karena sistem starter yang bermasalah. Ini sering kali terjadi, seperti di bagian solenoid, motor starter, kabel starter, atau dinamo starter. Akibatnya, mesin mobil sulit menyala meskipun ada daya pada aki.
2. Korosi Pada Terminal Aki
Mobil yang sulit distarter juga bisa disebabkan karena terminal aki kotor, longgar, atau mengalami korosi. Sebab, dapat menghambat pengiriman aliran listrik ke komponen-komponen lain yang dibutuhkan untuk menghidupkan mesin.
3. Masalah Pada Alternator
Masalah pada alternator menyebabkan aki tidak terisi secara maksimal. Akibatnya, daya aki pun tidak cukup untuk menyalakan mesin. Hal inilah yang membuat mobil tidak bisa distarter tapi lampu menyala.
4. Aki yang Lemah atau Tidak Terisi dengan Baik
Perlu diketahui bahwa starter mobil membutuhkan arus listrik yang lebih besar daripada kebutuhan daya untuk menghidupkan radio atau lampu. Oleh karena itu, aki yang melemah bisa menimbulkan masalah serius, seperti tidak cukup mampu menyalakan mesin mobil.
5. Waktunya Ganti Busi
Busi berperan penting dalam menunjang kerja mesin mobil. Komponen ini memiliki masa pakai dalam durasi tertentu. Nah, jika mobil Anda tidak sulit distarter, mungkin karena busi sedang bermasalah atau sudah tidak layak pakai sehingga harus diganti.
6. Kerusakan Pada Bagian Koil
Penyebab lainnya, yaitu karena bagian koil yang terlalu panas atau rusak. Kerusakan ini yang pada akhirnya membuat mesin mobil Anda tidak dapat dihidupkan.
Baca juga: Cara Ganti Ban Mobil: Panduan Lengkap dan Peralatannya
Bagaimana Jika Mobil Tidak Bisa Distarter?
Setelah mengetahui berbagai penyebab mobil tidak bisa distarter, penting untuk dipahami bahwa pemeriksaan sistem starter tidak disarankan dilakukan sendiri, terutama jika tidak memiliki pengetahuan teknis yang memadai.
Sistem kelistrikan dan pengapian mobil cukup sensitif. Kesalahan penanganan justru berisiko memperparah kerusakan, memicu korsleting, bahkan membahayakan keselamatan.
Oleh karena itu, mobil sebaiknya segera dibawa ke bengkel tepercaya seperti NAWALIS untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Dengan dukungan teknisi berpengalaman serta peralatan yang lengkap dan modern, proses pengecekan dapat dilakukan secara akurat sehingga dapat meminimalisir potensi kerusakan yang lebih parah.
Namun, secara umum, ketika mobil tidak bisa distarter, teknisi biasanya akan memeriksa beberapa komponen berikut.
1. Sistem Starter
Sistem starter menjadi salah satu komponen utama yang akan diperiksa ketika mobil tidak bisa dinyalakan.
Biasanya, teknisi akan mengidentifikasi gejala awal seperti munculnya bunyi “klik” saat kunci diputar, tetapi mesin tidak merespons. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya gangguan pada solenoid atau motor starter.
2. Kondisi Aki dan Kabel
Aki merupakan sumber daya listrik utama pada kendaraan sehingga menjadi komponen yang hampir selalu diperiksa ketika mobil tidak bisa distarter.
Tegangan aki yang melemah, usia pakai yang sudah terlalu lama, atau kondisi aki yang kurang optimal dapat menyebabkan mesin tidak merespons saat kunci diputar.
Selain itu, teknisi juga akan memastikan kondisi terminal dan kabel aki dalam keadaan baik. Terminal yang longgar atau mengalami korosi dapat menghambat aliran listrik ke sistem starter sehingga proses menyalakan mesin terganggu.
3. Posisi Transmisi
Pada mobil dengan transmisi otomatis, sistem starter dirancang hanya dapat aktif ketika tuas berada di posisi P (Park) atau N (Netral). Jika posisi transmisi tidak terdeteksi dengan tepat, mesin tidak akan merespons saat distarter sebagai bagian dari fitur pengaman kendaraan.
4. Sistem Pengapian
Koil dan busi berperan dalam menghasilkan percikan api yang dibutuhkan untuk proses pembakaran di dalam mesin.
Apabila salah satu komponen tersebut mengalami gangguan atau tidak bekerja optimal, proses pembakaran tidak dapat terjadi dengan sempurna. Akibatnya, mesin tetap tidak menyala meskipun sistem starter berfungsi.
Baca juga: Oli Mobil Rembes? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5. Kebersihan Karburator
Banyak pengguna mobil yang sering kali lupa membersihkan karburator sehingga terdapat tumpukan debu atau kotoran menempel. Pada akhirnya, ini menyebabkan mesin mobil sulit dihidupkan.
Maka dari itu, penting untuk melakukan pengecekan dan pembersihan karburator secara rutin demi mencegah risiko kerusakan, terutama pada bagian mesin mobil.
6. Penggantian dan Kebersihan Busi
Busi yang kotor, berkerak, atau sudah aus dapat menghambat percikan api yang dibutuhkan untuk proses pembakaran di ruang mesin.
Dalam proses pemeriksaan, teknisi biasanya akan mengevaluasi kondisi fisik busi untuk memastikan masih layak digunakan atau sudah perlu diganti. Penanganan yang tepat pada komponen ini membantu memastikan sistem pengapian dapat bekerja secara optimal.
Itulah penjelasan mengenai penyebab mobil tidak bisa distarter dan solusinya. Agar terhindar dari masalah ini, pastikan Anda melakukan servis secara berkala. Dengan demikian, risiko kerusakan bisa dideteksi lebih awal.
Untuk kebutuhan servis dan perawatan kendaraan, NAWALIS siap membantu dengan layanan yang lengkap.
Mulai dari spooring, balancing, servis rem, penggantian oli mesin, engine flush atau tune up, hingga bubut rem, semuanya ditangani oleh teknisi berpengalaman dengan dukungan peralatan modern.
Apabila ada beberapa komponen penting pada mobil yang perlu diganti, NAWILIS juga dikenal menyediakan segala jenis sparepart, ban, dan oli. Bahkan, memiliki pengalaman spesialisasi spooring dan balancing selama lebih dari 62 tahun.
Oleh karena itu, tidak heran jika menjadi rujukan banyak bengkel umum dan resmi di Indonesia. Menariknya, tersedia Promo Happy Hour berupa diskon jasa servis pada jam-jam tertentu.
Saat ini, NAWILIS mempunyai 20 cabang yang tersebar di berbagai daerah. Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi cabang terdekat. Yuk, segera dapatkan solusi one-stop service untuk segala kebutuhan otomotif Anda bersama NAWILIS!
Baca juga: Apakah Boleh Cuci Mesin Mobil? Simak Manfaat dan Tips Amannya!

